history

Pada Tahun 1916 H.O.S Cokroaminoto sebagai Ketua Sarekat Islam berkunjung ke Bumiayu untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya sebuah pendidikan bagi masyarakat pribumi.

Dampak kunjungan dari H.O.S Cokroaminoto ini adalah menjadikan lembaga-lembaga pendidikan pada waktu itu yang sudah ada menjadi lebih tumbuh maju berkembang. Dalam hal inilah tokoh-tokoh local seperti H. Mahfudz (Kakek dari Prof. DR. Yahya A. Muhaimin), S. Ali Marfadie, Kyai Burhan, Kyai Mukarana, H. Minfari menumbuhkan lembaga Pendidikan Islam yaitu “Darut Ta’allumul Huda” menjadi lebih berkembang mengiringi perkembangan jaman pada waktu itu.

Pada perkembangannya lembaga pendidikan islam Darut Ta’allumul Huda dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah peserta didik, dari mulai Taman Kanak-kanak (TK), Madrasah Diniyah, Sekolah Dasar Islam (SDI), Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI), berdiri tahun 1953, Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI), sampai Sekolah Tinggi.
Kemudian pada tahun 1957 lembaga pendidikan islam Darut Ta’allumul Huda di akte notariskan menjadi Yayasan Perguruan Ta’allumul Huda dan pada tahun 2006 di akte notariskan menjadi Yayasan Wakaf Perguruan Ta’allumul Huda.

SMP Islam Ta’allumul Huda berdiri pada tahun 1953 dan berlokasi di Jl. Hj. Siti Aminah No. 10 Dukuhturi Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Kepala Sekolah yang pertama Bapak Sunarto yang beralamat di Solo yang menjabat sebagai Kepala SMP Islam Ta’allumul Huda dari tahun 1953 sampai tahun 1954, seiring perkembangan waktu Kepala Sekolah beserta jajarannya mengalami pergantian